Jakarta-Humas: Ketua Mahkamah Agung RI, Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H. melantik dan mengambil sumpah jabatan Kepala Pengadilan Militer Tinggi I Medan, Kolonel Kum Immanuel Pancasila, S.H., M.Si. dan Kepala Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta, Laksma TNI Hari Aji Sugianto, S.H., M.H. Kegiatan digelar di Ruang Lt. 14 Ruang Kusumah Atmadja, Tower Mahkamah Agung, Jakarta pada Rabu (29/10). Dalam prosesi dibacakan Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI Nomor 189/KMA/SK.KP1.2.2/X/2025 Tahun 2025 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Pengadilan dalam Lingkungan Peradilan Militer oleh Kepala Biro Kepegawaian MA, Sahlanudin, S.Ag., S.H., M.H. Di hadapan Ketua Mahkamah Agung, para kepala pengadilan tinggi militer yang dilantik mengucapkan sumpah jabatannya untuk senantiasa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya dengan memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Ketua Mahkamah Agung dalam sambutannya menyampaikan kedua sosok yang telah malang melintang di dunia peradilan militer itu tentu sosok yang memiliki kompetensi yang terpilih setelah melalui proses seleksi yang ketat dan akuntabel untuk menduduki jabatan sebagai pimpinan di peradilan militer tingkat banding. “Sebagai prajurit yang memegang teguh sapta marga sumpah prajurit dan delapan wajib TNI saya tidak meragukan dedikasi, loyalitas, dan semangat pengabdian yang Saudara miliki. Namun di samping itu sebagai seorang hakim dan pimpinan di lingkungan peradilan militer, Saudara juga berkewajiban untuk menjadikan penegakan hukum dan keadilan sebagai wujud tertinggi pengabdian Saudara kepada negara.” ujar Prof. Sunarto. Dirinya turut menekankan vitalnya peran pimpinan dalam menjaga martabat dan kepercayaan lembaga peradilan layaknya rangkaian kereta yang ditentukan arahnya oleh lokomotif. Dirinya menekankan pemimpin harus dapat menjadi teladan sebagai agen perubahan dalam membawa kemajuan institusi. “Di institusi manapun termasuk di lembaga peradilan kemajuan institusi amat bergantung pada peran, inisiatif, dan keteladanan pemimpinnya termasuk di lembaga peradilan. Setiap perubahan di lembaga peradilan akan lahir dari seorang pemimpin yang inspiratif, inovatif, serta mampu menjadi agen perubahan bagi lingkungan di sekitarnya. Terlebih di lembaga peradilan militer yang secara kultur ketentaraan sudah terbiasa dengan garis komando. Tentunya peran seorang kepala akan sangat menentukan.” tutur Ketua MA. Oleh karenanya dia berpesan agar para ketua pengadilan militer yang dilantik untuk dapat memberi kemajuan dan pembaruan bagi institusinya. “Untuk itu saya berpesan kepada saudara berdua sebagai pimpinan yang baru dilantik mari ikut serta dalam langkah bersama ini. Mari kita seiring sejalan dalam derap langkah perubahan yang sedang kita lakukan. Kita bangun budaya baru bahwa menjadi pimpinan hari ini bukan lagi minta dilayani tapi justru pimpinan hadir untuk melayani. Pemimpin yang baik selalu berupaya memberikan keteladanan bukan untuk menunjukkan kekuasaannya.” tambahnya. Kedua sosok yang dilantik sebagai kepala pengadilan militer tinggi itu merupakan Hakim yang memiliki jejak karir yang panjang di peradilan militer. Laksma TNI Hari Aji Sugianto, S.H., M.H. yang kini dipercaya memimpin Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta pada pengadilan tingkat pertama pernah bertugas sebagai Kepala Pengadilan di Pengadilan Militer I – 05 Pontianak dan Pengadilan Militer III – 12 Surabaya dan Wakil Kepala Pengadilan Militer III – 12 Surabaya. Sementara pengalamannya di tingkat banding dirinya pernah menjabat sebagai Hakim Militer Tinggi di Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta, Wakil Kepala Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta, dan Kepala Pengadilan Militer Tinggi I Medan. Sementara pengalaman tugas Kolonel Kum Immanuel Pancasila, S.H., M.Si. sebelum kini menjabat Kepala Pengadilan Militer Tinggi I Medan di antaranya sebagai Hakim Militer di Pengadilan Militer I – 02 Medan, Kepala Pengadilan Militer III – 18 Ambon dan Pengadilan Militer II – 10 Semarang, serta Hakim Militer Tinggi pada Pengadilan Militer Tinggi I Medan dan Pengadilan Militer Tinggi III Surabaya. (sk/ds/RS/Photo:alf/sno/kdr)
MAHKAMAH AGUNG SELENGGARAKAN UPACARA BENDERA HARI ULANG TAHUN KEMERDEKAAN RI KE-79
Jakarta – Humas : Mahkamah Agung Republik Indonesia menyelenggarakan upacara bendera dalam rangka memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79 dengan tema “Nusantara Baru Indonesia Maju”. Upacara dilaksanakan pada pada Sabtu, 17 Agustus 2024, pukul; 07.00 WIB, di halaman Upacara Mahkamah Agung, Jakarta. Bertindak sebagai Pembina Upacara Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial Prof. Dr.H. Sunarto, S.H., M.H. Acara diawali dengan pengibaran bendera oleh tim Paskibraka Mahkamah Agung. Disusul dengan pembacaan Pancasila oleh Pembina Upacara yang diikuti seluruh peserta upacara. Upacara bendera ini diikuti oleh seluruh Pimpinan Mahkamah Agung, Hakim Agung, Hakim Adhoc, Hakim Yustisial, para Pejabat Eselon 1-4, para Pejabat Fungsional, para pegawai, dan para pengurus Dharmayukti Karini Mahkamah Agung. Pada kesempatan tersebut Prof. Sunarto juga memberikan tanda kehormatan Satyalancana 30 tahun, Satyalancana 20 tahun, Satyalancana 10 Tahun, tanda kehormatan Sewindu dan Dwiwindu kepada pegawai Mahkamah Agung. “Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia”. (enk/pn/photo:alf,sno,adr)
LANTIK KEPALA PENGADILAN MILITER TINGKAT BANDING, KMA INGATKAN EKSPETASI PUBLIK TERHADAP PENGADILAN, IBARAT HIDUP DIRUANG KACA YANG TRANSPARAN
Jakarta-Humas: Di tengah tingginya ekspektasi publik terhadap lembaga peradilan, terlebih di era keterbukaan informasi seperti sekarang ini, kita ibarat hidup di suatu ruang kaca yang transparan, di mana semua mata bisa memandang, dan semua orang bisa memberi penilaian terhadap kinerja yang kita lakukan. Di saat seperti inilah, kepemimpinan yang kokoh amat kita butuhkan untuk membangun integritas hakim dan aparatur peradilan. Perlu kita camkan bersama, bahwa Memelihara integritas adalah harga mati, tanpa integritas, kehormatan kita akan mati! Demikian disampaikan oleh Ketua Mahkamah Agung Prof. Dr. H. M. Syarifuddin, S.H., M.H dalam pidato pelantikan Kepala Pengadilan Militer Utama dan Kepala Pengadilan Militer Tinggi, pada Hari Selasa 23 April 2024, bertempat diruang Kusumaatmadja lantai 14 gedung Mahkamah Agung. Lebih lanjut Ketua Mahkamah Agung mengatakan pemimpin di pengadilan militer juga turut andil menjaga disiplin di dalam barisan angkatan bersenjata, sehingga setiap pelanggaran terhadap hukum yang dilakukan oleh prajurit dapat diminimalisir dan diselesaikan secara tegas, adil, efisien dan transparan. Untuk itu, dibutuhkan suatu kualitas kepemimpinan yang khas, yang berintegritas tinggi, kemampuan bekerja dalam tekanan, kemampuan komunikasi yang baik, dan keberanian untuk mengambil keputusan sulit ketika diperlukan. Menurutnya, kepemimpinan di pengadilan militer tidak hanya membutuhkan keahlian hukum yang mendalam, tetapi juga kepekaan terhadap aspek-aspek khusus yang terkait dengan hukum kemiliteran. Pemimpin di pengadilan militer harus memahami kode etik, aturan, dan tata cara yang berlaku di dalam kehidupan militer, di samping mampu memastikan bahwa proses hukum berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip keadilan dan hak asasi manusia. “seorang pemimpin yang baik bukan hanya dituntut untuk mampu memberikan instruksi dan perintah, namun juga harus mampu memberikan contoh keteladanan yang baik bagi seluruh anggotanya. Petuah lama selalu mengingatkan kita: “The most effective leader is one who leads by example, not just by instructions” (Pemimpin yang paling efektif adalah mereka yang memberikan contoh, bukan sekedar instruksi)”, ujar Mantan Kepala Badan Pengawasan Mahkamah Agung. Diakhir sambutannya, Prof Syarifuddin berharap kepada Bapak dan Ibu yang baru saja dilantik, agar mampu menjalankan fungsi kawal depan (voor post) secara maksimal, dalam rangka mengawasi perilaku dan etika aparatur peradilan militer dalam melaksanakan tugas. Demikian juga kepada para Pimpinan Pengadilan Tingkat Banding pada umumnya. Saya ingin berpesan, bahwa seorang Pimpinan di Pengadilan Tingkat Banding, harus peka terhadap setiap laporan dan pengaduan, atas pelanggaran disiplin dan pelanggaran kode etik, yang berpotensi merusak kehormatan dan nama baik pengadilan. Adapun Kepala Pengadilan Militer Utama dan Kepala Pengadilan Militer Tinggi yang dilantik sebagai berikut : 1. Laksma TNI Ismu Edy Aryanto, S.H., M.H Sebagai Kepala Pengadilan Militer Utama 2. Laksma TNI Tuty Kiptiani, S.H., M.H Sebagai Kepala Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta 3. Laksma TNI Hari Aji Sugianto, S.H., M.H Sebagai Kepala Pengadilan Militer Tinggi I Medan 4. Brigjen TNI Dr. Esron Sinambela, S.S., S.H., M.H Sebagai Kepala Pengadilan Tinggi III Surabaya Acara pelantikan ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial, Para Ketua kamar pada Mahkamah Agung, pejabat Eselon I dan II dilingkungan Mahkamah Agung, Ketua Dharmayukti Karini Mahkamah Agung, serta para undangan lainnya. (Humas)
PELAKSANAAN UPACARA HUT TNI KE-78
Kamis 5 Oktober 2023. Bertempat di lapangan Upacara Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta. Dilaksanakan Upacara Memperingati Hari Ulang Tahun Ke-78 Tentara Nasional Indonesia. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Kadilmilti II Jakarta Brigjen TNI Faridah Faisal, S.H., M.H. Upacara Hari Ulang Tahun Ke-78 Tentara Nasional Indonesia diikuti oleh seluruh Personil TNI dan PNS Pengadilan Militer Utama, Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta, dan Pengadilan Militer II-08 Jakarta. #SalamSMART
